kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

PermataBank Ambil Alih GE Finance Indonesia


Kamis, 10 Juni 2010 / 08:40 WIB
PermataBank Ambil Alih GE Finance Indonesia


Reporter: Hari Widowati | Editor: Test Test

JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) ingin mempercepat pertumbuhan bisnisnya dengan fokus pada segmen consumer banking dan commercial banking. Salah satu caranya dengan mengakuisisi 100% saham PT GE Finance Indonesia (GEFI).

Pada 8 Juni lalu, PermataBank telah menandatangani Sale Shares Agreement untuk membeli seluruh saham yang dimiliki oleh pemegang saham GEFI, yaitu sebanyak 340.386 saham yang dimiliki oleh GE Capital International Holdings Corporation dan
sebanyak 146.774 saham yang dimiliki oleh PT General Electric Services Indonesia. Namun, PermataBank tidak menyebutkan berapa nilai transaksi tersebut.

Akuisisi ini bakal efektif setelah mendapatkan izin dari Bank Indonesia (BI). Dalam siaran persnya, Permatabank mengatakan, pengambilalihan itu berdasarkan reputasi GEFI sebagai sebuah perusahaan jasa keuangan terkemuka yang dikenal dengan produk berkualitas dan aspek operasionalnya yang kuat. Langkah ini seiring dengan komitmen Permatabank untuk menjadi penyedia jasa keuangan terkemuka di Indonesia, dengan fokus pada segmen consumer banking dan commercial banking.

"Pengambilalihan ini menggarisbawahi komitmen dari kedua pemegang saham utama kami, Astra International dan Standard Chartered Bank, dan juga merupakan contoh atas komitmen kami dalam memaksimalkan pengunaan likuiditas dan permodalan
PermataBank untuk memanfaatkan peluang yang baik guna mengembangkan bisnis utama kami," kata David Fletcher, Direktur Utama PermataBank.

Proses pengambilalihan ini akan mematuhi semua peraturan yang berlaku dari pihak yang berwenang, termasuk BI dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×