Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan layanan buy now pay later (BNPL) semakin ramai dengan masuknya pemain dari sektor perbankan dan perusahaan pembiayaan.
Dari segi kinerja, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan BNPL oleh perbankan tumbuh 31,22% pada Juli 2026. Sementara itu pada periode yang sama, penyaluran pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tercatat tumbuh 54,65%.
Di tengah pertumbuhan penyaluran pembiayaan BNPL di kedua industri serta semakin banyaknya pemain yang masuk ke bisnis ini, Kredivo justru memandang persaingan yang terjadi secara positif.
Baca Juga: Fitch Beri Rating AAA untuk Obligasi dan Sukuk Pegadaian Rp 5,61 Triliun
Head of Marketing Kredivo Indina Andamari menilai bertambahnya pemain BNPL dapat membantu memperluas edukasi masyarakat. Pasalnya, semakin banyak pemain berarti semakin banyak pihak yang turut memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi mengenai layanan BNPL.
“Karena sebenarnya dengan adanya persaingan ini atau makin banyak pemain yang masuk, maka tugas untuk edukasinya juga jadi terbagi. Maksudnya, lebih banyak pihak yang akhirnya punya tanggung jawab untuk mengedukasi,” ujarnya saat ditemui langsung di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (10/9).
Menurutnya, kondisi tersebut berbeda jika dibandingkan saat industri BNPL masih berada pada tahap awal dan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Saat itu, edukasi mengenai manfaat dan risiko BNPL masih menjadi tantangan bagi industri.
Di tengah persaingan tersebut, Indina menilai Kredivo masih memiliki sejumlah keunggulan sebagai perusahaan teknologi finansial. Salah satunya adalah kemampuan untuk bergerak lebih cepat atau agility dalam mengembangkan bisnis dan layanan.
Selain itu, Kredivo juga mengandalkan kualitas credit scoring dan credit assessment untuk menilai kelayakan kredit calon pengguna. Kemampuan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga daya saing perusahaan.
"Kami masih sangat pede dengan kualitas credit scoring kami atau credit assessment. Kami bisa benar-benar menilai kelayakan kredit seseorang secara tepat," katanya.
Baca Juga: Bank Mantap Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Indina menambahkan, keunggulan lainnya berasal dari sisi consumer experience serta relevansi fitur dan produk yang ditawarkan. Menurutnya, aspek tersebut menjadi bagian penting untuk mempertahankan daya saing ketika pilihan layanan BNPL kian beragam.
Di sisi lain, perbankan memiliki keunggulan berupa basis pengguna yang telah terbentuk. Namun, Kredivo menilai persaingan tersebut tetap bisa memberikan dampak positif selama berlangsung secara sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














