kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Persaingan ketat, Manulife tingkatkan teknologi


Selasa, 12 Mei 2015 / 14:45 WIB
ILUSTRASI. Yuk simak cara mendapatkan promo Eyesoul, nasabah Danamon bisa dapat cashback Rp 45.000!


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Persaingan bisnis yang makin ketat, membuat perusahaan asuransi jiwa lebih banyak mengaplikasikan teknologi informasi dalam bisnis mereka. Seperti yang dilakukan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia yang rencananya akan menerapkan teknologi baru di kuartal ketiga tahun ini.

Teknologi bernama Single View Costumer ini diklaim punya beberapa keunggulan. Diantaranya proses aplikasi dalam penjualan polis bisa jauh lebih cepat.

Menurut Chief Operating Officer Manulife Sutikno Syarif sebelumnya proses persetujuan polis bisa memakan waktu sampai dua puluh hari. Namun dengan teknologi ini, prosesnya bisa dipangkas jadi cuma satu jam. "Sehingga kami bisa lebih produktif dengan menjual lebih banyak polis baru," kata dia, Selasa (12/5).

Selain itu dengan aplikasi ini mereka juga mengidentifikasi produk yang sudah dibeli nasabah eksisting mereka. Dengan begitu mereka bisa menawarkan produk Manulife yang lain kepada nasabah tersebut.

Penggunaan sejumlah aplikasi teknologi untuk kenyamanan nasabah pun bakal mereka lakukan. Diantaranya dengan memperluas jangkauan aplikasi mobile yang mereka punya saat ini yaitu MiAccount.

Saat ini MiAccount baru bisa dimanfaatkan oleh nasabah kumpulan Manulife. Nantinya aplikasi tersebut juga bakal bisa digunakan untuk segmen nasabah individu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×