kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Pertumbuhan deposito Bank BTN lebih gesit ketimbang tabungan


Minggu, 05 Agustus 2018 / 23:02 WIB
ILUSTRASI. Bank BTN


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Analisis uang beredar Bank Indonesia menunjukan terjadinya penurunan penghimpunan tabungan di industri perbankan pada Juni dibandingkan Mei 2018.

Pada Juni, porsi  Rp 1.736,4 triliun atau tumbuh 10,6% year on year. Padahal pada Mei 2018 tumbuh 12,2% yoy pada posisi Rp 1.696,2 triliun.

Lihat saja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang juga mencatat pertumbuhan deposito lebih ngebut ketimbang produk dana murah, yaitu tabungan dan giro.

"Hal tersebut antara lain dipengaruhi oleh investor yang menginginkan suku bunga yang lebih tinggi," kata  Direktur konsumer BTN Budi Satria, Jumat (3/8).

Walau begitu, Bank BTN tetap mendorong tumbuhnya dana murah, misalnya dengan transaksi pembayaran dan berbagai loyalty program lainnya bagi para penabung Batara.

Dalam laporan keuangan BTN per Juni 2018, Dana Pihak Ketiga (DPK) keseluruhan tumbuh 19,17% menjadi Rp 189,63 triliun. Pada posisi yang sama tahun lalu hanya Rp 159,12 triliun.

DPK disokong oleh pertumbuhan deposito 20,36% menjadi Rp 101,54 triliun. Sedangkan tabungan tumbuh 19,44% menjadi Rp 39,45 triliun. Lalu giro tumbuh 16,55% menjadi Rp 48,63 triliun.

"Dari target dana pihak ketiga di akhir tahun 2018 sebesar total Rp 230,5 triliun. Target CASA di akhir tahun sebesar 50%," pungkas Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×