kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Pertumbuhan Simpanan DPK Perbankan Semakin Melambat


Jumat, 22 November 2024 / 14:21 WIB
Pertumbuhan Simpanan DPK Perbankan Semakin Melambat
ILUSTRASI. Karyawan menghitung uang rupiah di Bank Mandiri, Jakarta, Kamis.(2Bank Indonesia (BI) mencatat perlambatan pertumbuhan pada penghimpunan DPK pada Oktober 2024, hanya tumbuh 6% secara tahunan. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/25/07/2024


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat perlambatan pertumbuhan pada  penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Oktober 2024, hanya tumbuh 6% secara tahunan atau year on year (yoy) mencapai Rp8.460,6 triliun setelah bulan sebelumnya, yakni September 2024 tumbuh sebesar 6,7% mencapai Rp 8.434,1 triliun. 

Adapun berdasarkan golongan nasabah, DPK korporasi tumbuh 12,8% yoy, setelah tumbuh 13,5% pada September 2024. Sementara itu, pertumbuhan simpanan nasabah perorangan makin menyusut, di bawah 1% atau hanya 0,5% yoy.

Pertumbuhan DPK pada Oktober 2024 ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah terlihat sejak Juni 2024, setelah pada Mei 2024 pertumbuhan DPK sempat menyentuh puncaknya pada level 8,5% yoy. 

Baca Juga: BI Pastikan Likuiditas Perbankan Tetap Memadai

Terlihat dari Juni DPK semakin menyusut dengan pertumbuhan 8,3% yoy; Juli 7,5% yoy, Agustus 6,8% yoy, dan September 6,7%.

Secara rinci, pada Oktober 2024, giro mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,5% yoy, melambat setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 8% yoy. 

Kemudian, tabungan tumbuh sebesar 7,4% yoy meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,2% yoy. Sementara itu, simpanan berjangka tumbuh 5,1% yoy setelah tumbuh 5,3% yoy pada September 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×