kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Perusahaan malas mencantumkan rincian ekspor


Senin, 01 Oktober 2012 / 19:39 WIB
ILUSTRASI. Analis menurunkan proyeksi IHSG di akhir tahun ke level moderat. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengklaim hingga Agustus dana hasil ekspor (DHE) yang masuk mencapai US$ 36,7 miliar.

Meski terhitung tinggi, perusahaan yang memberikan data dalam bentuk rincian transaksi ekspor (RTE) baru US$ 10,3 miliar.

“Saya kurang mengerti alasannya, padahal bank sudah menyiapkan bentuk laporannya secara mudah. Bahkan mereka tidak perlu ke bank untuk membuat RTE tapi masih saja hal itu dianggap merepotkan ," terang Direktur Komersial dan Bisnis Bank Mandiri, Sunarso, Senin (1/10).

Hingga akhir tahun, Bank Mandiri menargetkan transaksi DHE yang mampir mencapai US$ 63 miliar.

Perlu diketahui, sebenarnya penerapan wajib RTE sudah dilakukan sejak awal tahun ini. Bahkan pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) sudah berniat memberikan sanksi berupa peringatan kepada perusahaan yang belum juga memberikan RTE hingga Agustus 2012 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×