Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5,5% membuat perbankan harus berlomba menghimpun dana murah alias CASA. Salah satu upaya bank untuk memperkuat CASA adalah melalui bisnis layanan payroll.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi salah satu bank dengan porsi CASA melimpah dalam struktur pendanaannya. Kuatnya CASA BCA salah satunya didorong oleh layanan payroll yang terus bertumbuh.
Payroll merupakan layanan kerja sama bank yang diberikan pada suatu perusahaan untuk mengelola gaji karyawan perusahaan tersebut. Payroll menjadi taji perbankan untuk menghimpun CASA yang terdiri dari produk tabungan dan giro.
Baca Juga: DPLK Syariah Muamalat Catat Imbal Hasil Hingga 25,16% per Mei, Aset Rp 2 Triliun
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Heryn menyampaikan, hingga kuartal I-2026, jumlah perusahaan yang menggunakan layanan payroll BCA tumbuh lebih dari 10% secara tahunan.
Hera menyebut, pertumbuhan perusahaan pengguna payroll ini didorong oleh berbagai keuntungan layanan yang ditawarkan oleh BCA.
"Tahun ini, BCA menargetkan perusahaan yang menggunakan layanan Payroll BCA dapat terus berada di tren positif. Untuk meningkatkan penetrasi dan retensi Payroll BCA, kami mengadakan program Payroll BCA yang menawarkan beragam benefit bagi perusahaan dan karyawannya," kata Hera kepada Kontan, Selasa (9/6/2026).
Ia menuturkan, layanan payroll berkontribusi positif menjaga arus kas dalam ekosistem BCA. Hal ini mampu menopang pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), khususnya dana CASA.
Baca Juga: Asuransi yang Spin Off UUS Dengan Mendirikan Perusahaan Baru Berkurang, Ini Kata AASI
Selain itu, Hera juga menyebut BCA juga terus memperluas kemitraan strategis dengan berbagai platform digital, seperti platform akuntansi, legal, dan HR. Ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi layanan Payroll BCA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












