Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat mencatatkan kinerja investasi positif hingga Mei 2026 di tengah gejolak ekonomi global. Bahkan, salah satu paket investasinya mampu membukukan imbal hasil hingga 25,16% dalam setahun terakhir.
Executive Director DPLK Syariah Muamalat Aznovri Kurniawan mengatakan, capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengelola investasi pensiun peserta secara optimal namun tetap prudent.
“Investasi pensiun adalah investasi jangka panjang. Oleh karenanya, kami fokus pada strategi investasi yang aman dan prudent, tetapi dapat memberikan hasil optimal untuk mencapai tujuan pensiun sejahtera dan berkah bagi peserta,” ujar Aznovri dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).
Baca Juga: OJK Jalankan Berbagai Reformasi Struktural di Sektor Asuransi dan Dana Pensiun
Per Mei 2026, paket investasi C yang merupakan kombinasi instrumen pasar uang, reksadana, dan saham syariah mencatat imbal hasil tertinggi sebesar 25,16% secara tahunan.
Sementara itu, paket investasi A yang berbasis instrumen pasar uang syariah memberikan imbal hasil 6,49%, sedangkan paket investasi B yang terdiri dari kombinasi pasar uang dan pendapatan tetap syariah mencetak imbal hasil 6,25%.
Sejalan dengan pertumbuhan hasil investasi, jumlah perusahaan yang menjadi peserta DPLK Syariah Muamalat juga meningkat signifikan. Hingga Mei 2026, DPLK Syariah Muamalat telah bekerja sama dengan 958 perusahaan atau bertambah 101 perusahaan baru dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Aznovri, penambahan tersebut menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh peningkatan literasi keuangan syariah dan investasi dana pensiun.
Di sisi lain, jumlah peserta individu juga terus bertambah hingga melampaui 125.000 peserta pada Mei 2026. Kenaikan jumlah peserta itu turut mendorong pertumbuhan aset kelolaan DPLK Syariah Muamalat menjadi Rp 2 triliun atau naik 12% secara tahunan.
Baca Juga: Asuransi yang Spin Off UUS Dengan Mendirikan Perusahaan Baru Berkurang, Ini Kata AASI
“Semakin banyak perusahaan dan masyarakat umum yang mempercayakan pengelolaan dana pensiun kepada DPLK Syariah Muamalat,” tambah Aznovri.
Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Ricky Rikardo Mulyadi menilai peningkatan aset dan jumlah peserta tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Bank Muamalat sebagai bank syariah pertama di Indonesia.
Ke depan, DPLK Syariah Muamalat akan melanjutkan strategi pertumbuhan bisnis melalui optimalisasi investasi, penguatan tata kelola, serta digitalisasi layanan.
Saat ini, peserta dapat mengakses informasi saldo, transaksi, hingga pembukaan rekening baru melalui website DPLK Syariah Muamalat dan aplikasi mobile banking Muamalat DIN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













