kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

PII tunda penjaminan proyek Aquatic Center di Bali


Kamis, 19 Mei 2016 / 19:02 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sepak terjang PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) dalam melakukan penjaminan infrastruktur menuai hambatan. Perusahaan terpaksa menunda penjaminan proyek pusat kegiatan olahraga air (aquatic center) di Denpasar, Bali.

Indra P Singawinata, SVP Business Development & Communication PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia mengatakan, proyek aquatic center rencananya akan dibangun di Padang Galak, Denpasar. 

Nilai proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp 362 miliar. Semula, pihaknya berencana menjamin proyek ini pada tahun 2016. Namun penjaminan proyek terpaksa ditunda karena menemui kendala teknis di lapangan.

"Aquatic center masih terganjal soal sertifikat tanah yang belum jelas. Pihak swasta (investor) menunggu sertifikatnya dulu," ujar Indra.

Dijelaskan Indra, proyek aquatic center akan dibangun di atas tanah milih pemerintah provinsi (Pemprov). Namun hingga kini pihaknya belum mendapatkan kejelasan sertifikat tanah. 

Padahal, pihak swasta (investor), terutama investor asing sangat antusias membenamkan uangnya pada proyek ini. Investor masih menanti status sertifikat tersebut hingga clean and clear. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×