kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pisahkan unit usaha syariah, BTPN akuisisi bank di Jawa Tengah


Kamis, 17 November 2011 / 11:47 WIB
ILUSTRASI. Anda bisa mendapat manfaat green tea jika mengonsumsinya secara rutin. REUTERS/Shamil Zhumatov/Illustration


Reporter: Mona Tobing | Editor: Edy Can

JAKARTA. BTPN mengikuti jejak langkah Maybank yang memisahkan unit syariahnya menjadi bank umum syariah. Unit usaha syariah BTPN berencana memisahkan dari perusahaan induknya.

Sebagai langkah pertama, BTPN akan memperbesar aset unit usaha syariat ini. Caranya, BTPN akan mengakuisisi sebuah bank di Jawa Tengah.

BTPN sudah mengajukan perijinan ke Bank Indonesia. "Sedang dalam proses perijinan di BI, BTPN mungkin lebih merasa lebih efektif untuk mengakuisisi bank daerah untuk memajukan UUS mereka sebelum menjadi BUS," ungkap Mulya dalam acara Peluang Perusahaan Memperoleh Pembiayaan Syariah, Kamis (17/11).

Dalam kesempatan yang sama, Mulya juga mengatakan spin off yang dilakukan Maybank Syariah tidak perlu berganti nama. "Karena masih dalam bentuk anak usaha jadi tidak perlu ganti nama, masih kami kaji soal perijinannya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×