kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.083   44,00   0,26%
  • IDX 7.282   3,26   0,04%
  • KOMPAS100 1.007   0,18   0,02%
  • LQ45 734   0,19   0,03%
  • ISSI 263   1,93   0,74%
  • IDX30 394   -4,75   -1,19%
  • IDXHIDIV20 481   -6,65   -1,36%
  • IDX80 113   0,09   0,08%
  • IDXV30 133   -1,33   -0,99%
  • IDXQ30 127   -1,75   -1,36%

Platform kredit daring BRI Agro sudah salurkan pembiayaan Rp 2 miliar


Selasa, 20 Agustus 2019 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi pinjaman Pinang dari BRI Agro


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Platform kredit daring milik PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) bertajuk Pinang (Pinjaman Tenang) telah berhasil menyalurkan pembiayaan senilai Rp 2 miliar.

“Sejak diluncurkan pada Februari 2019 lalu kami mendorong BRI Agro untuk memvalidasi produknya, saat ini juga sudah makin valid. Terbukti dengan pertumbuhan dari Juni 2019 ke Juli mencapai 114% dan nilai pembiayaannya sekitar Rp 2 miliar,” kata Direktur Teknologi dan Informasi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Indra Utoyo di Bursa Efek Indonesia, Senin (19/8).

Baca Juga: BRI targetkan kapitalisasi pasar capai Rp 700 triliun tahun depan

Saat ini, Indra bilang BRI juga terus mendorong BRI Agro untuk menyempurnakan proses credit scoring. Gunanya untuk memitigasi risiko. Sebab, proses pengajuan di Pinang sepenuhnya dilakukan secara digital. Saat ini baru nasabah BRI maupun BRI Agro yang bisa memanfaatkannya.

Pinang menawarkan plafon mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 20 juta dengan tenor dari 1 bulan hingga 12 bulan. Sedangkan bunganya 1,24% (flat) per bulan. Hingga akhir tahun, Pinang ditargetkan dapat menyalurkan pinjaman mencapai Rp 375 miliar dengan mengakuisisi 270.000 nasabah.

Baca Juga: Terbebani anak usaha, laba BRI tumbuh melambat di semester I 2019

Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo dalam kesempatan yang sama menjelaskan Pinang akan jadi penopang bisnis BRI secara konsolidasian. Sebab, saat ini bank dengan aset terbesar di tanah air ini memang tengah gencar membidik segmen ultra mikro dengan ticket size yang kecil.

“Kami akan fokus ke ultra mikro dengan pinjaman di bawah Rp 20 juta. Untuk hal tersebut kami juga sudah punya platform pinjaman online dari anak kami BRI Agro dengan nama Pinang. Sedangkan di segmen konsumer juga nanti akan kami luncurkan platform Ceria,” kata Haru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×