kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Premi Asuransi Jiwa Tumbuh 3,28% YoY, Premi Tunggal Jadi Penopang Utama


Selasa, 23 Juni 2026 / 18:55 WIB
Premi Asuransi Jiwa Tumbuh 3,28% YoY, Premi Tunggal Jadi Penopang Utama
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pertumbuhan premi industri asuransi jiwa hingga April 2026 masih ditopang oleh kinerja premi tunggal (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pertumbuhan premi industri asuransi jiwa hingga April 2026 masih ditopang oleh kinerja premi tunggal yang tumbuh lebih kuat dibandingkan premi reguler.

Berdasarkan data OJK, total pendapatan premi industri asuransi jiwa mencapai Rp 62,58 triliun per April 2026 atau tumbuh 3,28% secara tahunan (year on year/YoY).

Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan capaian tersebut menunjukkan permintaan terhadap produk asuransi jiwa masih terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk asuransi jiwa masih terjaga, dengan tren premi tunggal yang relatif lebih kuat dibandingkan premi reguler,” ujar Ogi dalam lembar jawaban tertulis OJK, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Kredit Channeling Tembus Rp 108 Triliun, Bank Makin Selektif Pilih Mitra

Menurut Ogi, pertumbuhan premi tunggal didorong oleh preferensi sebagian nasabah yang ingin memperoleh perlindungan sekaligus menempatkan dana dalam satu transaksi. Kondisi ini membuat premi tunggal tumbuh lebih kuat dibandingkan premi reguler.

Di sisi lain, premi reguler cenderung lebih sensitif terhadap kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat. Pasalnya, produk tersebut membutuhkan komitmen pembayaran premi dalam jangka panjang.

Meski demikian, Ogi menegaskan premi tunggal maupun premi reguler tetap memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan industri asuransi jiwa. Kedua jenis premi tersebut juga dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan perlindungan masyarakat yang beragam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×