Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, kinerja Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unitlink tumbuh 13,71% Year on Year (YoY) menjadi sebesar Rp 18,79 triliun per Mei 2026.
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk unitlink mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi atau kondisi yang stabil. Hal itu seiring meningkatnya pemahaman nasabah terhadap risiko dan karakteristik produk.
"Selain itu, meningkatnya kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang juga menjadi faktor pendukung pertumbuhan produk unitlink," ungkap Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi kepada Kontan, Jumat (14/8/2026).
Meski demikian, Adit mengatakan kinerja unitlink secara umum dipengaruhi berbagai faktor, antara lain kondisi makro ekonomi, volatilitas pasar keuangan, dinamika geopolitik global, serta pergerakan instrumen investasi yang mendasarinya seperti saham dan obligasi.
Baca Juga: Begini Strategi Prudential Indonesia untuk Meningkatkan Kinerja Unitlink
"Arah kebijakan suku bunga baik di tingkat global maupun domestik, merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi pergerakan pasar dan kinerja investasi unitlink," tuturnya.
Dalam menghadapi dinamika tersebut, Adit menerangkan Prudential Indonesia tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan unitlink, didukung diversifikasi portofolio, pengelolaan risiko yang disiplin, serta pemantauan kondisi pasar secara berkelanjutan.
Dia percaya pendekatan yang dilakukan tersebut penting untuk menjaga ketahanan portofolio, sekaligus membantu nasabah mencapai tujuan keuangan jangka panjang mereka.
Untuk Prudential Indonesia, Adit mengatakan produk unitlink tetap menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan premi perusahaan. Dia bilang produk tersebut memakan porsi sebesar 71% dari total pendapatan premi perusahaan pada kuartal I-2026.
Sejalan dengan tren industri, Adit mengatakan kinerja premi unitlink Prudential Indonesia menunjukkan pertumbuhan 5% Year on Year (YoY), menjadi Rp 3,9 triliun pada kuartal I-2026. Dia menyebut pertumbuhan itu turut mendorong total pendapatan premi Prudential Indonesia yang mencapai Rp 5,5 triliun, atau naik 8,2% YoY pada kuartal I-2026.
Baca Juga: Prudential Beberkan Sejumlah Faktor yang Bisa Pengaruhi Kinerja Unitlink pada 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
