Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) akan menerapkan sejumlah strategi guna meningkatkan kinerja unitlink ke depannya. Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi menerangkan salah satu strateginya, yakni perusahaan secara konsisten menghadirkan pilihan subdana yang terdiversifikasi, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, hingga saham.
"Dengan demikian, nasabah dapat menyesuaikan investasi dengan profil risiko dan tujuan keuangan mereka," ujarnya kepada Kontan, Rabu (1/7).
Selain itu, Adit mengatakan pihaknya juga senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan unitlink, serta memastikan kualitas pengelolaan investasi tetap terjaga di tengah dinamika pasar.
Baca Juga: BSI Rampungkan Transformasi Core Banking, Targetkan 40 Juta Nasabah pada 2030
Strategi lainnya, yaitu memperkuat edukasi finansial dan literasi asuransi nasabah dan masyarakat, agar nasabah memahami karakter unitlink sebagai produk jangka panjang dan dapat mengambil keputusan investasi yang tepat sesuai kebutuhan, serta kemampuan dan profil risiko masing-masing.
Adit bilang Prudential Indonesia juga akan menghadirkan solusi yang berpusat pada kebutuhan nasabah, melalui inovasi produk dan penguatan distribusi. Dengan demikian, produk tetap relevan di tengah perubahan kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, dia menilai unitlink akan tetap menjadi pilar penting dalam portofolio produk perusahaan, sekaligus memberikan nilai jangka panjang bagi nasabah.
Lebih lanjut, Adit melihat bahwa permintaan terhadap produk unitlink mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, seiring meningkatnya pemahaman nasabah terhadap risiko dan karakteristik produk. Dia juga berpendapat produk unitlink Prudential Indonesia tetap menarik bagi segmen nasabah, seiring literasi investasi yang makin baik.
Di saat yang sama, Adit juga melihat adanya pergeseran preferensi sebagian nasabah ke arah produk tradisional yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Meski demikian, dia memandang bahwa unitlink dan produk tradisional bersifat saling melengkapi, karena keduanya menjawab kebutuhan nasabah di berbagai tahap kehidupan.
Terkait kinerja, pendapatan premi unitlink Prudential Indonesia mencapai Rp 3,9 triliun pada kuartal I-2026. Nilainya mengalami peningkatan 5%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 3,7 triliun.
Adapun peningkatan itu turut mendorong total pendapatan premi Prudential Indonesia yang mencapai Rp 5,5 triliun pada kuartal I-2026, atau naik 8,2% secara Year on Year (YoY).
Baca Juga: Bank Berebut Dana Nasabah Kaya, Layanan Wealth Management Kian Agresif
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














