kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.028.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.816   -89,00   -0,53%
  • IDX 8.382   110,51   1,34%
  • KOMPAS100 1.181   17,02   1,46%
  • LQ45 846   10,92   1,31%
  • ISSI 299   3,95   1,34%
  • IDX30 444   6,90   1,58%
  • IDXHIDIV20 529   6,66   1,28%
  • IDX80 132   1,68   1,29%
  • IDXV30 144   1,12   0,78%
  • IDXQ30 142   1,99   1,42%

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp 200 Triliun di Himbara Sampai September 2026


Senin, 23 Februari 2026 / 13:17 WIB
Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp 200 Triliun di Himbara Sampai September 2026
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (KONTAN/Kontan)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan memperpanjang penempatan dana sebesar Rp 200 triliun di bank milik negara (bank Himbara) hingga September 2026 guna menjaga likuiditas dan mendukung pertumbuhan kredit.

Ia mengatakan, dana yang berasal dari saldo anggaran lebih (SAL) tersebut semula akan jatuh tempo pada 13 Maret 2026 dan langsung diperpanjang selama enam bulan.

"Jadi bank tidak perlu khawatir kehilangan likuiditas karena pemerintah akan terus mendukung likuiditas di pasar," ujar Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Baca Juga: Rasio Kredit Macet UMKM di Perbankan Kian Memburuk

Menurut dia, kebijakan penempatan dana yang telah berjalan sejak September 2025 itu terbukti membantu menurunkan suku bunga deposito maupun kredit. Pemerintah akan kembali mengevaluasi kebijakan tersebut pada September 2026.

Data menunjukkan, suku bunga deposito tenor enam bulan turun menjadi 4,73% pada Januari 2026 dari sebelumnya 5,03% pada November 2025. 

Sementara suku bunga deposito tenor tiga bulan turun menjadi 4,68% pada Januari 2026 dari 4,71% pada November 2025.

Adapun suku bunga kredit juga mengalami penurunan menjadi 8,80% pada Januari 2026, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 9,20%.

Purbaya menegaskan pemerintah akan terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong penyaluran kredit.

“Komitmen koordinasi kebijakan dengan Bank Indonesia akan terus dijaga. Kami juga bertemu Gubernur BI pada Jumat pekan lalu untuk konsolidasi kebijakan," kata Purbaya.

Baca Juga: Laba Bank Mandiri (BMRI) Melesat 16,25% di Januari 2026, Ini Penjelasan Manajemen

Selanjutnya: Korsel dan Brasil Sepakat Memperluas Kerja Sama di Bidang Mineral Utama & Perdagangan

Menarik Dibaca: Promo Payday Starbucks & Chatime Tebar Diskon Spesial hingga Bundling Hemat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×