kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ramadhan, permintaan kartu kredit & KKB BII naik


Rabu, 17 Juni 2015 / 20:03 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Tidak hanya umat muslim, perbankan juga memperoleh keberkahan dari datangnya Ramadhan dan Lebaran. Pasalnya, pada bulan ini, masyarakat mulai melakukan belanja kebutuhan konsumsi seperti permintaan pinjaman pada kartu kredit dan kredit kendaraan bermotor (KKB).

Lani Darmawan, Direktur Ritel Bank Internasional Indonesia (BII), menyampaikan, biasanya terjadi lonjakan permintaan kredit pada kartu kredit dan KKB pada musim puasa ini. Misalnya, permintaan kartu kredit naik 25%, dan KKB naik 20%. “Sedangkan, permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) tidak besar,” katanya, kepada KONTAN, Rabu (17/6).

Menurutnya, berdasarkan tren, biasanya pada bulan Ramadhan ada kenaikan volume untuk kartu kredit, karena masyarakat banyak yang melakukan belanja menjelang puasa dan saat Lebaran. Apalagi, pusat perbelanjaan banyak melakukan penawaran diskon, sehingga menarik konsumen untuk menggesekkan kartunya.

Sedangkan, permintaan KPR tidak terlalu besar pada bulan Ramadhan dan Lebaran, ini karena sifatnya tidak musiman. Alasan debitur tidak mengambil kredit rumah pada musim ini, karena menyangkut harga yang relatif jauh lebih tinggi jumlahnya, dan bukan untuk kebutuhan sehari-hari seperti penggunaan kartu kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×