kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.688   44,79   0,79%
  • KOMPAS100 735   6,86   0,94%
  • LQ45 558   5,29   0,96%
  • ISSI 198   0,93   0,47%
  • IDX30 317   2,51   0,80%
  • IDXHIDIV20 391   1,64   0,42%
  • IDX80 84   0,73   0,88%
  • IDXV30 106   -0,20   -0,19%
  • IDXQ30 102   0,64   0,63%

Rasio BOPO BCA Syariah di level 92%


Jumat, 14 Juli 2017 / 15:14 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. PT Bank BCA Syariah ingin lebih efisien. Saat ini efisiensi perusahaan yang tercermin lewat rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) perseroan masih berada di level 92% per akhir semester I 2017.

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan rasio tersebut cenderung mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 92,87%. "Rasio BOPO kami terus menurun dari waktu ke waktu, memang untuk BOPO tidak bisa drastis penurunannya," ujarnya kepada KONTAN, Jumat (14/7).

Lebih lanjut, imbuh John, salah satu pendorong peningkatan BOPO antara lain dibandingkan oleh skala ekonomi perbankan. Hal ini terjadi di perbankan syariah yang memiliki rasio rendah terhadap total industri perbankan.  

Kendati demikian, anak usaha milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ini optimistis akan menekan BOPO secara bertahap. Hingga akhir tahun 2017, BCA Syariah mematok rasio BOPO di kisaran 80%.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan laporan keuangan bulan Juni 2017 tercatat pembiayaan BCA Syariah meningkat 21,07% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 3,88 triliun. Sementara itu, perolehan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 31,8% menjadi Rp 4,24 triliun.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×