kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rata-Rata Transaksi Saham di Kiwoom Sekuritas Capai Rp 2,8 Triliun Per Bulan


Kamis, 17 Juli 2025 / 20:45 WIB
Rata-Rata Transaksi Saham di Kiwoom Sekuritas Capai Rp 2,8 Triliun Per Bulan
ILUSTRASI. PT Kiwoom Sekuritas Indonesia yang membukukan kenaikan rata-rata nilai transaksi saham menjadi Rp 2,8 triliun per bulan hingga semester I 2025.


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan terbatas sepanjang tahun 2025. Secara akumulatif, IHSG hanya naik tipis 1,73% ke level 7.287,02 secara tahun berjalan (YTD).

Meski demikian, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup bergairah. Tengok saja, PT Kiwoom Sekuritas Indonesia yang membukukan kenaikan rata-rata nilai transaksi saham menjadi Rp 2,8 triliun per bulan hingga semester I 2025.

Angka ini meningkat 48% dibandingkan rata-rata nilai transaksi saham di Kiwoom pada periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,89 triliun per bulan.

Baca Juga: IHSG Menguat Berkat Saham Konglomerat, Bagaimana Fundamentalnya?

VP Marketing, Strategy & Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi mengatakan, pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan aktivitas dari nasabah institusi, termasuk investor asing. 

“Segmen nasabah ritel beraset tinggi (high-net-worth individual/HNWI) juga berkontribusi pada peningkatan volume transaksi,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (17/7).

Ia mengatakan bahwa volatilitas pasar turut mendorong tingginya frekuensi perdagangan saham oleh investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×