Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Noverius Laoli
Lain lagi dengan bank-bank dengan skala yang lebih kecil. Misal Bank Mega. Direktur Utama PT Bank Mega, Kostaman Thayib mengaku hingga akhir 2025 pertumbuhan kredit hanya di kisaran 4%. Menurutnya, persaingan kredit tahun lalu memang menantang.
“Sekarang sebagian besar bank-bank pemerintah. Mereka kan agresif sekali pertumbuhannya. Jadi bank swasta seperti Bank Mega ya kami lebih kecil,” jelas Kostaman saat ditemui, Kamis (5/2/2026).
Namun begitu, Kostaman juga melihat itu sebagai peluang memperluas kredit sindikasi. Menurutnya, sinergi memang menjadi kunci untuk menjaga kinerja tetap positif kini.
PT CIMB Niaga pun tampaknya mengalami kondisi serupa. Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, menyebut, pada 2025 kredit bank tumbuh kisaran 4,5%. Pun, pihaknya memproyeksi realisasi tahun ini tak bakal jauh berbeda.
Baca Juga: CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Targetkan Pembiayaan Syariah Rp 3,74 triliun di 2026
“Animo kredit awal tahun masih belum tinggi,” ungkap Lani.
Menurutnya, lesunya permintaan kredit tak lain merupakan buntut dari lemahnya daya beli.
Meski begitu, dengan berbagai kebijakan dan program strategis pemerintah yang diharapkan berjalan optimal ke depan, Lani melihat potensi pemulihan daya beli yang bisa mendorong kinerja tahun ini.
Selanjutnya: Pemilu Jepang Diguyur Salju Tebal, Koalisi PM Sanae Takaichi Diprediksi Menang Telak
Menarik Dibaca: 6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)