kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Rini masih godok rencana konsolidasi bank BUMN


Jumat, 21 November 2014 / 11:40 WIB
ILUSTRASI. Yuk intip cara sukses mendirikan Startup di era banyaknya perusahaan rintisan gulung tikar


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian BUMN masih menggodok rencana konsolidasi bank-bank-bank BUMN. Menteri BUMN Rini M. Soemarno mengatakan, pihaknya belum dapat menyelesaikan bentuk konsolidasi ini pada akhir tahun 2014, karena masih proses analisasi konsolidasi dengan pihak terkait.

"Kami melihat kapitalisasi sebagai bentuk bank di ASEAN, sementara bank di Indonesia tidak ada yang masuk tiga besar di ASEAN," kata Rini, usai acara Bankers Dinner di JCC, Kamis (20/11) kemarin.

Menurutnya, rencana penyatuan kembali PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) perlu dikaji kembali, karena timbul pro dan kontra.

"Waktu itu pernah ada wacana merger Bank Mandiri dan BTN, ternyata itu tidak tepat, dan kami masih melihat aneka ragam cara lain," tambahnya.

Sebelumnya, Mandiri dan BTN batal merger karena, ada pro dan kontrak dari para serikat kerja. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad menyampaikan, pihaknya masih menunggu rencana Kementrian BUMN melakukan konsolidasi bank-bank berplat merah. "Itu konsolidasi bank-bank ada di blue print OJK. Tunggu nanti akan kami sampaikan," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×