kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.888   13,00   0,08%
  • IDX 7.415   -26,05   -0,35%
  • KOMPAS100 1.030   -7,16   -0,69%
  • LQ45 754   -6,09   -0,80%
  • ISSI 262   -0,80   -0,31%
  • IDX30 399   -2,71   -0,67%
  • IDXHIDIV20 491   -3,80   -0,77%
  • IDX80 116   -0,87   -0,75%
  • IDXV30 134   -1,02   -0,76%
  • IDXQ30 129   -0,59   -0,46%

Saham Big Banks Tutup Sesi I Rabu (11/3) dengan Kinerja Beragam


Rabu, 11 Maret 2026 / 12:26 WIB
Saham Big Banks Tutup Sesi I Rabu (11/3) dengan Kinerja Beragam
ILUSTRASI. Investor BMRI dan BBCA perlu waspada! Kedua saham bank raksasa ini masih di zona merah. Ada apa dengan sentimen pasar saat ini? (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar atau big banks menutup perdagangan sesi pertama pada Rabu (11/3/2026) dengan kinerja yang beragam. Hingga pukul 12:00 WIB, dua bank besar mencatat penguatan tipis, sementara dua lainnya masih berada di zona merah.

Penguatan terbesar tercatat pada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), disusul oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Di sisi lain, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih mencatat penurunan.

BBNI pada sesi pertama ditutup di level Rp 4.310 per saham atau naik 1,17% dibandingkan penutupan sebelumnya. "BBNI dibuka pada level Rp 4.300 hari ini," jelas data perdagangan.

Baca Juga: Peraturan OJK Soal Ekosistem Asuransi Kesehatan Berpotensi Menyehatkan Industri

Sementara itu, BBRI berada di level Rp 3.580 per saham atau naik 0,56%. Adapun BBRI dibuka di harga yang sama pada level Rp 3.580.

Di sisi penurunan, BMRI tercatat turun tipis 0,20% menjadi Rp 4.900 per saham, meski sempat naik ke level Rp 4.930 saat pembukaan. Sedangkan BBCA mengalami penurunan terdalam, ditutup pada level Rp 6.925 per saham atau turun 0,72%, meski sempat menyentuh Rp 7.000 di awal perdagangan.

Sejak awal pekan ini, seluruh saham big banks, kecuali BBRI yang masih stagnan, menunjukkan tren rebound setelah pekan lalu mengalami tekanan signifikan. Penurunan saham-saham big banks sebelumnya dipicu oleh lonjakan net sell asing yang terdorong oleh ketidakpastian geopolitik global, outlook negatif dari Fitch Ratings, serta depresiasi rupiah.

Untuk diketahui, lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings baru-baru ini merevisi outlook peringkat kredit utang pemerintah Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil, yang turut memengaruhi sentimen pasar saham domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×