CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Sebagian data JPK Jamsostek belum diterima BPJS


Minggu, 12 Januari 2014 / 10:27 WIB
ILUSTRASI. Dibuka lagi, Cek Cara & Syarat Daftar Kartu Prakerja Gelombang 42 Di Prakerja.go.id


Reporter: Yuliani Maimuntarsih | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Banyaknya keluhan dari peserta jaminan pelayanan kesehatan (JPK) Jamsostek yang tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan menjadi masalah baru bagi pelayanan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.

Usut punya usut, keluhan terjadi karena ada berkas peserta JPK Jamsostek yang belum disetorkan JPK Jamsostek ke BPJS Kesehatan. Kepala Divisi Teknis BPJS Ketenagakerjaan, dr. Endro Sucahyo, bilang, sebagian berkas sudah diserahkan kepada PT Askes yang kini menjadi BPJS Kesehatan Desember tahun 2013 lalu.

"Sedangkan data terakhir yang merupakan data tambahan, baru akan kami serahkan tanggal 16 Januari 2014, karena data tambahan itu merupakan data dimana pada saat peralihan masih banyak pasien peserta JPK Jamsostek yang masih di Rumah Sakit," katanya (10/1).

Sementara itu, Kepala Biro Pengembangan Informasi Teknologi BPJS Ketenagakerjaan, Romi Erfianto bilang, pihaknya sudah 7 kali melakukan Konsolidasi dengan lembaga terkait termasuk BPJS Kesehatan. "Banyaknya keluhan dari pasien JPK Jamsostek karena datanya tidak terakses ketika berobat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Biro Operasional Informasi Teknologi BPJS Ketenagakerjaan, Erwin Mahendra bilang, bahwa Penyerahan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jamsostek diserahkan lengkap dan terukur.

"Kami juga telah membuat surat edaran bersama, kesepakatan bersama,  semua sesuai dengan rapat Konsolidasi," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×