kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.894.000   23.000   1,23%
  • USD/IDR 16.424   4,00   0,02%
  • IDX 7.146   51,00   0,72%
  • KOMPAS100 1.040   10,18   0,99%
  • LQ45 812   8,96   1,12%
  • ISSI 224   0,98   0,44%
  • IDX30 424   4,23   1,01%
  • IDXHIDIV20 504   2,30   0,46%
  • IDX80 117   1,16   1,00%
  • IDXV30 119   -0,11   -0,09%
  • IDXQ30 139   1,32   0,96%

Sejumlah bankir datangi Bank Indonesia


Rabu, 01 Juni 2011 / 11:17 WIB
Sejumlah bankir datangi Bank Indonesia
ILUSTRASI. Balai Kota Roma diterangi dengan warna-warna bendera Italia untuk menunjukkan solidaritas dengan negara yang terus memerangi virus corona, di Roma, Italia, 17 Maret 2020.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Edy Can

JAKARTA. Hari ini Bank Indonesia (BI) memanggil 23 bank yang memiliki layanan wealth management. Dari pantauan KONTAN, sejumlah bankir telah tiba di Menara Radius Prawiro Gedung A Bank Indonesia sejak pukul 10.30 WIB.

Diantaranya tampak hadir, Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Evi Firmansyah, Wakil Direktur Utama PT Bank Permata Tbk (BNLI) Herwidayatmo, Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Riswinandi, Direktur Utama PT Bank Mega Tbk (MEGA) JB Kendarto dan Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiadmadja.

Selain itu ada CEO Standard Chartered Indonesia Tom Aaker dan Direktur Utama PT CIMB Niaga Arwin Rasyid. Juga, dan Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri, Yuslam Fauzi.

Sejumlah bankir mengaku siap menerima hasil evaluasi Bank Indonesia terkait layanan wealth management tersebut. "Kami siap," ujar Evi, saat ditemui wartawan di Gedung Bank Indonesia, Rabu (1/6).

Herwidayatmo juga mengaku siap menerima hasil evaluasi tersebut. Ia menyatakan selama ini bank yang dipimpinnya bermain sesuai aturan regulator.

Bank Indonesia telah membekukan layanan wealth management di 23 bank. Rencananya, hari ini, BI akan mengumumkan evaluasi terhadap layanan wealth management tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×