kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Sejumlah pemain asuransi umum tingkatkan seleksi risiko


Senin, 16 April 2018 / 20:55 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Asuransi Rumah


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meningkatkan seleksi risiko yang lebih ketat sepertinya jadi salah satu agenda dari pelaku usaha asuransi umum di tahun ini. Tujuannya agar hasil underwriting yang didapat bisa lebih baik.

Salah satunya PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (ATPI). Menurut Direktur ATPI Muhammad Syahid, di tahun ini, perusahaannya akan melanjutkan strategi pengetatan seleksi risiko yang dilakukan sejak tahun lalu.

Dengan langkah ini, potensi peningkatan rasio klaim diharapkan bisa ditekan. Dus, hasil underwriting yang didapat juga bisa menanjak.

Lewat strategi ini, di tahun lalu saja dia bilang hasil underwriting ATPI bisa melompat 35,4% menjadi Rp 488,7 miliar. Padahal di saat yang sama, premi bruto perseroan justru 2,3% menjadi Rp 2,61 triliun.

"Kenaikan hasil underwriting ini ditopang kemampuan perusahaan untuk menurunkan klaim netto terhadap premi," kata dia belum lama ini.

Dengan melanjutkan strategi ini, perseroan berharap bisa kembali mencatatkan pertumbuhan hasil underwriting sebesar dua digit tahun ini.

Setali tiga uang dengan PT Asuransi Wahana Tata alias Aswata. Direktur Utama Aswata Christian Wanandi menilai ada beberapa lini bisnis yang masih bisa ditingkatkan seleksi risikonya agar hasil underwriting bisa lebih baik.

Asuransi properti dan asuransi kendaraan dinilai sebagai contoh lini bisnis yang punya rasio klaim cukup besar bagi industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×