kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Seluruh jatah terpesan, BRI ajukan tambahan ORI


Senin, 05 Oktober 2015 / 19:05 WIB
Seluruh jatah terpesan, BRI ajukan tambahan ORI


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Belum genap sebulan, penjualan ORI 012 di Bank Rakyat Indonesia (BRI) sudah ludes. BRI yang dapat jatah menjual Rp 1,07 triliun, seluruhnya sudah fully booked.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi Satria, Sekretaris Perusahaan BRI kepada KONTAN, Jumat (2/10). "Kami masih akan mengajukan tambahan jatah lagi karena masa penawaran masih tersisa hingga 15 Oktober," terang Budi.

Nah, jika jatah BRI ditambah, Budi bilang, masih ada beberapa kota lagi yang akan didatangi untuk melakukan penawaran. Sampai saat ini, lanjut Budi, BRI mengajukan tambahan jatah senilai Rp 30 miliar.

Penambahan jatah, tentu saja tak lepas dari fee yang didapatkan BRI. "Mengenai fee, target yang ada adalah 0,45% dari total penjualan," ujarnya.

Asal tahu saja, Pemerintah pun berencana menaikkan target penyerapan ORI. "Kami berencana untuk upsize target semula yang sebesar Rp 20 triliun," ujar Loto Srinaita Ginting, Direktur SUN Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Resiko Kementerian Keuangan.

Namun, Loto enggan menyebut secara rinci besaran upsize yang akan ditetapkan pemerintah. Novi Puspita Wardani, Pelaksana Tugas Kepala Subdirektorat Pengelolaan Portfolio Surat Utang Negara (SUN) mengatakan pemerintah menerima permintaan ORI mencapai Rp 21,76 triliun per Jumat, akhir pekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×