kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sentral Gadai Sebut Gadai Produk Emas Lebih Diminati Jelang Lebaran


Selasa, 02 April 2024 / 07:07 WIB
Sentral Gadai Sebut Gadai Produk Emas Lebih Diminati Jelang Lebaran
ILUSTRASI. Jelang Lebaran 2024, gadai produk emas lebih diminati


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sentral Gadai Persada mengungkapka, gadai produk emas menjelang Lebaran pada tahun ini lebih diminati ketimbang gadai produk elektronik.

Secara garis besar pada Maret 2024, Direktur Sentral Gadai Persada Heri Sembiring menerangkan gadai produk emas mengalami peningkatan transaksi sebesar 35% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. 

"Mungkin ada dampak dari kenaikan harga emas yang melonjak tinggi dan nasabah lebih berpikir untuk melakukan gadai daripada menjual," ujarnya kepada Kontan, Senin (1/4).

Sementara itu, Heri menyampaikan kinerja bisnis gadai konvensional pada Maret 2024, khususnya produk gadai elektronik, tercatat menurun sekitar 27%, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Bisnis Gadai Melonjak Jelang Lebaran 2024, Ini Kata Dotri Gadai Jaya

Dia mengatakan biasanya bisnis gadai, khususnya produk elektronik, akan mengalami peningkatan satu minggu setelah Lebaran. 

Meskipun demikian, Heri menerangkan pihaknya optimistis bisa mendapatkan peningkatan transaksi gadai secara keseluruhan sebesar 40% pada periode Lebaran, jika dibandingkan hari biasa.

Untuk ke depannya, Heri menyebut prospek bisnis gadai sangat menjanjikan, khususnya produk emas. Oleh karena itu, Sentral Gadai menargetkan produk gadai emas bisa naik 30% pada 2024.

Dia memproyeksikan perusahaannya akan meraih nilai transaksi dari bisnis gadai sebesar Rp 2,7 miliar pada tahun ini. Sentral Gadai menyatakan akan memaksimalkan 4 cabang yang dimiliki saat ini di Medan untuk meraih hasil yang optimal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×