kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Siap-siap, bunga kredit masih bakal naik


Senin, 17 Februari 2014 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Terbaru 2022, Fresh Graduate Bisa Daftar. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat kenaikan suku bunga acuan atau BI rate pada tahun 2013 lalu, membuat perbankan menggerek kenaikan bunga simpanan. Secara akumulatif, BI menaikan BI rate sebesar 175 bps, sedangkan perbankan menaikan bunga simpanan sampai 200 bps - 300 bps.

Perry Warjiyo, Deputi Gubernur BI menyampaikan, kenaikan bunga simpanan tersebut akan berimbas pada kenaikan bunga kredit. "Sekitar 6 bulan - 12 bulan mendatang, bunga kredit akan menyesuaikan seperti bunga simpanan," kata Perry, pekan lalu.

Lanjutnya, kenaikan bunga kredit prosesnya tidak akan sekencang bunga simpanan, karena perlu pertimbangan dalam kenaikan bunga kredit. Misalnya, pada Desember 2013, bunga simpanan deposito 1 bulan naik 239 bps, maka bunga kredit hanya naik 41 bps. 

Nah, Ia mengingatkan agar perbankan menyesuaikan pertumbuhan kredit seiring dengan pelemahan permintaan domestik. Pasalnya, jika ekonomi melemah, kemudian bunga kredit tinggi maka akan berdampak pada kredit macet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×