kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Siapkan Rp 500 miliar, BTN terus kembangkan layanan transaksi nasabah e-channel


Sabtu, 08 Februari 2020 / 15:00 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Posisi jumlah dan nilai transaksi tersebut naik masing-masing sebesar 41,43% dan 36% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari 39,1 juta transaksi dan Rp 6,7 triliun pada Desember 2018.

Dengan capaian tersebut, Bank BTN mencatatkan perolehan fee based income (FBI) senilai Rp42,51 miliar pada Desember 2019 atau naik 27,65% yoy.

Dengan target pengguna baru pada 2020, Pahala menuturkan pihaknya membidik posisi FBI tersebut naik sekitar 33%.

Selain relaunching mobile banking, BTN juga akan melakukan pengembangan merchant acquirer yakni Electronic Data Capture (EDC). BTN telah mendapatkan izin untuk menjalnakan EDC sejak awal tahun ini.

Tahun ini, BTN menargetkan akan mengembangkan 2.000- 3.000 mesin EDC. Pahala bilang, pengembangan EDC akan difokuskan pada ekosistem BTN seperti developer, ekosistem penjual alat bangunan, notaris, dan lain-lain.

"Kita fokuskan pada ekosistem yang sudah ada di BTN, yang penting mereka aktif bertransaksi," ujar Pahala.

Baca Juga: Tahun ini BTN tetap fokus pada sektor properti

Selanjutnya, BTN juga sedang dalam memperbaharui platform Application Programming Interface (API) tahun ini. Pahala bilang, dengan adanya perbaikan platform API tersebut maka akan mempermudah jumlah biller.

Dulu untuk penambahan biller memakan waktu cukup panjang. Perbaikan itu bisa membangun internal antara kita dengan berbagai macam biller dalam ekosistem BTN.

Pahahal berharap, inovasi-inovasi yang dilakukan BTN tersebut bisa mendorong perolehan dana murah ke depan. Tahun ini, bank ini menargetkan pertumbuhan tabungan 17% YoY dengan rasio CASA bisa di atas 45%. Tahun lalu, rasio CASA perseroan masih sekitar 43%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×