Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan biaya pendidikan yang terus melampaui inflasi membuat menyiapkan dana sekolah anak menjadi tantangan besar bagi orang tua. Mengandalkan tabungan saja sering kali tidak cukup, sehingga banyak keluarga terpaksa mengambil dana darurat atau mengganggu keuangan bulanan.
Banyak keluarga masih mengandalkan tabungan untuk biaya pendidikan, padahal kenaikan uang pangkal sekolah menurut OJK mencapai 10–15% per tahun membuat dana yang disiapkan sering kali tidak mencukupi. Akibatnya, orang tua kerap harus menggunakan dana darurat atau mengganggu keuangan bulanan untuk menutup kebutuhan tersebut.
Karena itu, diperlukan perencanaan keuangan yang disiplin, terukur, dan berkelanjutan agar kebutuhan pendidikan anak tetap terpenuhi tanpa mengorbankan stabilitas finansial keluarga, terutama saat berdekatan dengan masa pensiun.
Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah mengatakan, penting memiliki solusi perencanaan yang disiplin, terukur, dan tidak membebani arus kas bulanan. “Prudential Syariah berkomitmen menghadirkan solusi perlindungan dan perencanaan dana pendidikan agar orang tua dapat merencanakan masa depan anak dengan lebih tenang,” kata Vivin dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga: Prudential Indonesia Sebut Minat Produk Unitlink Mulai Membaik
Agar dana pendidikan anak tetap aman tanpa membuat kondisi keuangan keluarga terasa berat, perencanaannya perlu dilakukan sejak awal dengan strategi yang disiplin dan terukur. Menurut Vivin, ada sejumlah langkah yang bisa membantu orang tua menjaga tujuan pendidikan tetap berjalan seiring dengan stabilitas cash flow keluarga.
Salah satu kunci utama adalah memisahkan dana pendidikan dari tabungan utama. Ketika digabung dengan tabungan harian, dana ini cenderung lebih mudah terpakai untuk kebutuhan lain sehingga target yang sudah direncanakan menjadi tidak tercapai optimal. Dengan adanya pos khusus, orang tua dapat lebih fokus dan disiplin dalam mencapai tujuan pendidikan anak.
Selain itu, besaran dana yang disisihkan tidak harus langsung besar. Justru yang lebih penting adalah konsistensi serta kesesuaian dengan kemampuan keuangan bulanan keluarga. Dengan cara ini, perencanaan pendidikan dapat tetap berjalan tanpa mengganggu kebutuhan rumah tangga sehari-hari, sehingga tidak menimbulkan tekanan finansial.
Perlindungan risiko juga menjadi aspek yang tidak kalah penting dalam perencanaan pendidikan jangka panjang. Vivin menekankan bahwa dana pendidikan sebaiknya tetap terjaga meskipun terjadi risiko pada pencari nafkah.
Karena itu, perlindungan melalui asuransi jiwa menjadi pelengkap penting agar rencana pendidikan anak tetap dapat berjalan, termasuk dalam situasi tak terduga seperti meninggal dunia atau kondisi kritis. “Dalam konteks asuransi jiwa syariah, terdapat pula nilai tolong-menolong melalui dana tabarru’ yang memungkinkan peserta saling membantu ketika ada yang mengalami musibah,” kata Vivin.
Baca Juga: Prudential Syariah Siapkan Strategi Tangkap Peluang Asuransi Haji dan Umrah
Di sisi lain, semakin cepat perencanaan dimulai, maka semakin ringan pula beban kontribusinya. Memulai sejak anak masih kecil memberikan waktu yang lebih panjang bagi dana pendidikan untuk berkembang sesuai target, sekaligus membuat perencanaan terasa lebih terjangkau dari sisi finansial.
Pada akhirnya, menyiapkan pendidikan anak bukanlah tentang mengorbankan kebutuhan saat ini, melainkan bagaimana memilih strategi yang tepat agar masa depan tetap terjamin tanpa mengganggu keseimbangan keuangan keluarga. Dengan perencanaan yang sesuai prinsip syariah, orang tua diharapkan dapat lebih tenang dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan hari ini dan cita-cita pendidikan anak di masa depan.
“Prudential Syariah senantiasa menemani langkah Peserta dalam setiap fase hidupnya untuk mencapai keberkahan dalam hidup dan mewujudkan masa depan yang cemerlang. Dengan perencanaan yang tepat dan perlindungan yang menyeluruh, setiap impian untuk buah hati dan tujuan hidup Anda dapat diraih secara lebih maksimal,” tutup Vivin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













