kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.803   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.273   141,10   1,74%
  • KOMPAS100 1.168   22,49   1,96%
  • LQ45 840   10,52   1,27%
  • ISSI 296   7,30   2,53%
  • IDX30 435   3,72   0,86%
  • IDXHIDIV20 518   -0,28   -0,05%
  • IDX80 131   2,34   1,82%
  • IDXV30 142   1,16   0,82%
  • IDXQ30 140   0,03   0,02%

Simas Insurtech Catat Permintaan Asuransi Kendaraan Naik 80% pada Mudik Lebaran 2025


Kamis, 03 April 2025 / 10:06 WIB
Simas Insurtech Catat Permintaan Asuransi Kendaraan Naik 80% pada Mudik Lebaran 2025
ILUSTRASI. PT Asuransi Simas Insurtech


Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Momen mudik Lebaran 2025 mendorong peningkatan permintaan asuransi kendaraan. Direktur Utama PT Asuransi Simas Insurtech (Simas Insurtech), Teguh Aria Djana, mengungkapkan bahwa kenaikan terjadi terutama pada periode H-30 hingga H-14 sebelum Lebaran. 

“Kenaikan permintaan selama bulan Maret 2025 hampir 80% dibandingkan dengan Februari 2025," ujar Teguh kepada Kontan, Jumat (28/3).  

Baca Juga: Premi Asuransi pada Kanal Digital Simas Insurtech Naik 75% per Januari 2025

Meski terjadi lonjakan permintaan, Teguh mengatakan Simas Insurtech tidak menawarkan promo tambahan khusus untuk asuransi kendaraan. Strategi perusahaan tetap fokus pada layanan yang telah tersedia untuk menarik pelanggan.  

Terkait target pendapatan, Simas Insurtech membidik premi asuransi kendaraan sebesar Rp 60 miliar pada tahun 2025. Namun, hingga kuartal pertama (Q1) 2025, perusahaan mencatat penurunan premi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Simas Insurtech Targetkan Pendapatan Premi Asuransi Kendaraan Rp 50 Miliar Tahun Ini

“Q1 2025 kami mencatat penurunan premi yg cukup signifikan dibandingkan dengan tahun lalu. Per Maret 2025 kami mencatatkan premi sebesar Rp 6, 2 milyar,” ujar Teguh.

Baca Juga: Jelang Mudik, Simas Insurtech Hadirkan Asuransi Perjalanan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×