Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pertumbuhan positif pada simpanan korporasi sepanjang 2025 lalu, sejalan dengan tren industri.
Bank Indonesia (BI) mencatat simpanan korporasi tumbuh 18,2% secara tahunan menjadi Rp 4.921 triliun pada Desember 2025. Pun, berdasarkan data sementara, tren positif tersebut berlanjut hingga Januari 2026 dengan catatan pertumbuhan sebesar 18,2% secara tahunan menjadi Rp 4.901 triliun.
Sejalan dengan itu, simpanan nasabah korporasi BCA hingga akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp 414 triliun, meningkat 16,4% secara tahunan.
EVP Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengatakan, simpanan korporasi tersebut menyumbang sekitar 34% dari total pendanaan BCA.
Baca Juga: Bank Jago Catat Jumlah Nasabah Mencapai 18,2 Juta pada 2025
“Dari segi komposisi, pertumbuhan simpanan nasabah di BCA terjadi pada berbagai instrumen, terutama giro dan tabungan. Hal ini sejalan dengan dinamika suku bunga dan menjadi bagian dari strategi diversifikasi portofolio nasabah,” ujar Hera kepada Kontan, Rabu (11/3/2026).
Secara keseluruhan, dana pihak ketiga (DPK) BCA per akhir 2025 mencapai Rp 1.249 triliun atau tumbuh 10,2% secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh dana murah atau current account saving account (CASA). Yang mana, dana giro dan tabungan BCA tercatat naik 13,1% secara tahunan menjadi Rp 1.045 triliun hingga akhir 2025.
Pun, Hera bilang BCA optimistis dapat menjaga komposisi pendanaan yang sehat dan kuat ke depan dengan mengandalkan berbagai produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













