kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Simpanan Valas CIMB Niaga Meningkat Sampai 16% Awal Tahun Ini


Senin, 13 April 2026 / 06:39 WIB
Simpanan Valas CIMB Niaga Meningkat Sampai 16% Awal Tahun Ini
ILUSTRASI. CIMB Niaga (KONTAN/Ammar Rezqianto)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatat pertumbuhan positif pada simpanan valuta asing (valas), bahkan lebih tinggi dibandingkan simpanan rupiah.

Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengungkapkan, hingga Februari 2026, dana pihak ketiga (DPK) valas tumbuh sekitar 16% secara tahunan (year on year/YoY).

“Kami melihat pertumbuhan DPK valas yang lebih tinggi dibandingkan rupiah. Saat ini pertumbuhannya sekitar 16%,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga: Tugu Insurance Garap Green Bond, Porsi Investasi Masih 2,3%

Secara keseluruhan, total DPK CIMB Niaga per Februari 2026 mencapai Rp 261,18 triliun atau tumbuh 4% YoY.

Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan dana murah. Giro tercatat tumbuh 16,89% YoY menjadi Rp 102,55 triliun, sementara tabungan naik 6,35% YoY menjadi Rp 87,55 triliun.

Sebaliknya, deposito yang tergolong dana mahal justru mengalami penurunan 12,34% YoY menjadi Rp 71,08 triliun.

Lani menjelaskan, kemudahan pembukaan rekening valas turut menjadi pendorong pertumbuhan tersebut.

Melalui aplikasi digital Octo, nasabah dapat membuka rekening valas secara mandiri dengan proses yang cepat dan praktis.

Ke depan, CIMB Niaga akan terus memperkuat layanan digital, seiring meningkatnya preferensi nasabah terhadap layanan perbankan yang mudah, sederhana, dan instan.

Baca Juga: Ciputra Life Andalkan Obligasi untuk Jaga Stabilitas Investasi di 2026

Tren Industri Ikut Menguat

Secara industri, tren simpanan valas juga menunjukkan peningkatan. Data Lembaga Penjamin Simpanan mencatat nilai simpanan valas perbankan naik 2,1% YoY menjadi Rp 1.487 triliun pada Februari 2026.

Menariknya, jumlah rekening valas tumbuh signifikan hingga 50,8% YoY menjadi 7,67 juta rekening, mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap diversifikasi aset dalam mata uang asing.

Dengan tren ini, simpanan valas diperkirakan akan terus menjadi salah satu penopang pertumbuhan dana pihak ketiga perbankan ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×