kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

SMF Catatkan Kenaikan Laba 33,9% Jadi Rp 391 Miliar di Semester I-2026


Rabu, 22 Juli 2026 / 16:07 WIB
SMF Catatkan Kenaikan Laba 33,9% Jadi Rp 391 Miliar di Semester I-2026
ILUSTRASI. Sarana Multigriya Finansial SMF (DOK/SMF)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mencatatkan kinerja positif pada semester I-2026.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto menyampaikan SMF membukukan pendapatan sebesar Rp 1,7 triliun pada semester I-2026.

"Nilainya tumbuh 6,25%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,6 triliun," katanya dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: BI Naikkan Insentif Likuiditas Makroprudensial Jadi 6%, Begini Rinciannya

Bonai mengatakan pertumbuhan pendapatan yang disertai pengendalian beban turut mendorong kinerja laba bersih SMF. Dia bilang laba bersih SMF tercatat sebesar Rp 391 miliar pada Semester I-2026. Nilainya tumbuh 33,90%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Bonai menerangkan kualitas aset SMF juga tetap terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) net sebesar 0,00%. 

Selanjutnya, total aset SMF tercatat mencapai Rp 68,29 triliun pada Semester I-2026. Nilainya tumbuh 21,79%, jika dibandingkan posisi Semester I-2025 yang sebesar Rp 56,07 triliun. 

Adapun liabilitas SMF tercatat sebesar Rp 40,35 triliun pada Semester I-2026. Nilainya tumbuh 14,23%, jika dibandingkan capaian Semester I-2025. 

Bonai mengatakan ekuitas SMF mencapai Rp 27,95 triliun pada Semester I-2026. Nilainya tumbuh 34,65%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Dia menjelaskan bahwa kondisi keuangan yang sehat menjadi fondasi penting bagi SMF untuk menjalankan mandat secara berkelanjutan.

“Pelaksanaan mandat sebagai penyedia likuiditas dan alat fiskal harus ditopang oleh struktur keuangan yang sehat, sumber pendanaan yang terdiversifikasi, serta pengelolaan risiko yang disiplin," tuturnya

Oleh karena itu, Bonai menjelaskan pihaknya akan terus menjaga keseimbangan antara ekspansi penyaluran, kecukupan likuiditas, kualitas aset, dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi seluruh kewajiban keuangan secara tepat waktu.

Baca Juga: Kredit Konsumtif Tertekan, Ini Upaya MSIG Life Atasi Dampak ke Asuransi Jiwa Kredit

Sementara itu, SMF membukukan return on equity sebesar 3,18%, debt-to-equity ratio sebesar 1,75 kali, serta profit margin sebesar 22,89% pada Semester I-2026. Bonai mengatakan capaian tersebut menunjukkan kemampuan SMF dalam menjaga keseimbangan antara pelaksanaan mandat pembangunan dan penerapan prinsip kehati-hatian.

Lebih lanjut, Bonai menyampaikan pada April 2026, SMF berhasil mempertahankan rating internasional BBB dengan outlook stable dari S&P Global di tengah tantangan ekonomi dan dinamika global. Dari sisi rating domestik, SMF juga berhasil menjaga rating idAAA dari Pefindo dan AAA dari Fitch Ratings. 

Di sisi aspek tata kelola, dia bilang penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) SMF memperoleh predikat sangat baik berdasarkan penilaian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×