kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Stanchart akui pertumbuhan kredit kuartal I lambat


Selasa, 14 April 2015 / 17:23 WIB
ILUSTRASI. 4 Obat Herbal yang Dapat Mengatasi Masalah Kulit, Cobain Ya!


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Standard Chartered Bank Indonesia (Stanchart) mengaku pertumbuhan kredit di kuartal I tahun ini melambat. Kondisi ini tak lepas dari perlambatan ekonomi global yang masih terjadi.

Shee Tse Koon, Chief Executive Officer (CEO) Standard Chartered Bank Indonesia bilang, walau belum bisa mempublikasikan kinerja kuartal I 2015, namun diakui kinerja sejak awal tahun ini memang masih cukup melambat. Shee mengakui kondisi ekonomi global yang masih terus mempengaruhi aktivitas atau kegiatan eknonomi sepanjang awal tahun.

"Faktanya memang tidak hanya Indonesia. Secara global, ekonomi memang sedang melambat," ujar Shee, Selasa (14/4).

Shee mencontohkan aktivitas bisnis di beberapa sektor tertentu seperti komoditas mengalami perlambatan cukup signifikan. Perlambatan ini terjadi sejak dua tahun terakhir. "Begitu pula pembiayaan konsumer juga demikian. Perilaku konsumsi kini lebih berhati-hati," pungkas Shee.

Berdasarkan laporan keuangan Standard Chartered Bank Indonesia di akhir kuartal I 2014, jumlah kredit yang disalurkan mencapai Rp 29,48 triliun. Jumlah ini menunjukkan penurunan 4,47% secara year on year (yoy) dibanding kuartal I 2013 yang Rp 30,86 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×