kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Stanchart memprediksi BI rate akan naik lagi


Senin, 20 Januari 2014 / 16:47 WIB
ILUSTRASI. Ini Cara Melihat Nomor Rekening BCA, BRI, BNI, hingga Mandiri. Pho. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/07/03/2022.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bank Standard Chartered memperkirakan, Bank Indonesia (BI) akan kembali menaikkan BI rate atawa suku bunga sebesar 50 bps menjadi 8%. Kenaikan ini dilakukan untuk menurunkan current account defisit atawa defisit transaksi berjalan lebih dalam lagi.

Ekonom Standard Chartered Fauzi Ichsan mengatakan, kenaikan suku bunga 50 bps ini diperkirakan akan terjadi di semester pertama 2014. Sehingga dampak pengetatan kebijakan moneter ini akan terasa di paruh kedua 2014.

"Defisit transaksi berjalan tahun ini turun ke US$ 27 miliar," ujar Fauzi di Jakarta, Senin (20/1). Penurunan ini berkisar US$ 5 miliar dari perkiraan defisit di tahun 2013 berjumlah US$ 32 miliar.

Menurut Fauzi, penurunan defisit ini akan membantu penguatan rupiah. Rupiah akan menguat ke level 11.500 per dollar Amerika Serikat (AS) di akhir tahun.

Adapun BI sendiri menargetkan defisit transaksi berjalan di tahun ini akan turun hingga di bawah 3% dari PDB. Untuk 2013 sendiri, BI melihat neraca transaksi berjalan akan mengalami defisit sebesar 3,5% dari PDB atau setara dengan US$ 30 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×