kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.950   11,00   0,06%
  • IDX 6.387   42,96   0,68%
  • KOMPAS100 840   6,97   0,84%
  • LQ45 637   6,03   0,96%
  • ISSI 221   1,72   0,78%
  • IDX30 358   3,70   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   3,77   0,87%
  • IDX80 96   0,87   0,92%
  • IDXV30 120   0,66   0,56%
  • IDXQ30 114   1,10   0,97%

Tak ada rencana akuisisi lagi pasca caplok Bank Permata, simak strategi Bangkok Bank


Senin, 09 Maret 2020 / 06:05 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

Unit bisnis Bangkok Bank di Indonesia sendiri, kata Chatsiri, kini mempekerjakan 100 pegawai. Kelak para pegawai tersebut juga akan diintegrasikan dengan Bank Permata yang tercatat memiliki 332 cabang, dan lebih dari 7.000 pegawai.

Chatsiri menambahkan, selain melebarkan bisnis Bangkok Bank di kawasan Asia Tenggara, Bank Permata dibidik lantaran kesuksesannya di segmen digital. Pada 2017, Bank Permata meluncurkan platform perbankan digital PermataMobile X yang kini telah diunduh oleh satu juta orang.

“Pertumbuhan bisnis digital Bank Permata yang solid akan jadi sasaran ekspansi kami menjadi bank terbesar di Asia Tenggara yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi,“ lanjut Chatsiri.

Selain segmen perbankan digital beberapa segmen yang dibidik Bangkok Bank pasca akuisisi Bank Permata adalah trade finance, treasury, dan cash management.

Baca Juga: Integrasi cabang hingga jadi BUKU 4, simak rencana Bangkok Bank pasca akuisisi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×