kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Pembiayaan CNAF ke Sektor Produktif Naik 22% Jadi Rp 1,1 Triliun per Juni 2026


Kamis, 06 Agustus 2026 / 21:54 WIB
Pembiayaan CNAF ke Sektor Produktif Naik 22% Jadi Rp 1,1 Triliun per Juni 2026
ILUSTRASI. Direktur Utama CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman (KONTAN/Ferry Saputra)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatatkan peningkatan pembiayaan untuk sektor peroduktif. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan total penyaluran pembiayaan baru CNAF untuk sektor produktif mencapai Rp 1,1 triliun per Juni 2026. 

"Nilainya meningkat 22%, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 904 miliar," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (5/8/2026).

Ristiawan menjelaskan pembiayaan sektor produktif tersebut berkontribusi sebesar 30% terhadap total penyaluran pembiayaan baru perusahaan. Adapun pembiayaan baru CNAF tercatat senilai Rp 3,7 triliun hingga Juni 2026.

Baca Juga: CNAF Nilai Peluang Pembiayaan Sektor Produktif Masih Terbuka ke Depannya

Untuk mendorong pembiayaan sektor produktif, Ristiawan menyampaikan CNAF akan terus memperkuat penyaluran melalui pendekatan yang selektif dan berorientasi pada kualitas. Dia bilang pihaknya berfokus mengoptimalkan pembiayaan pada segmen-segmen usaha yang memiliki prospek pertumbuhan yang baik. 

"Dengan demikian, pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan terjaganya kualitas pembiayaan dan penerapan prinsip kehati-hatian," tuturnya.

Dalam mendorong peningkatan porsi pembiayaan sektor produktif, Ristiawan juga mengatakan pihaknya senantiasa mengedepankan strategi digitalisasi untuk menghadirkan proses cepat dengan simplifikasi dokumen, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang prudent. 

Dengan pendekatan tersebut, dia berharap pertumbuhan pembiayaan dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa mengesampingkan kualitas pembiayaan. 

Baca Juga: CNAF Telah Salurkan Pembiayaan Baru di Luar Jawa Rp 934 Miliar pada Semester I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×