kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tantangan industri asuransi jiwa yang bermain di lini bisnis unitlink tahun ini


Rabu, 08 Januari 2020 / 23:32 WIB
Tantangan industri asuransi jiwa yang bermain di lini bisnis unitlink tahun ini
ILUSTRASI. Ilustrasi pemasaran atau marketing produk unitlink Prime Invest dari Asuransi AIA Indonesia. KONTAN/Daniel Prabowo/14/07/2009

Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memperingatkan kepada perusahaan asuransi jiwa yang bermain di lini bisnis unitlink perihal berbagai tantangan di tahun ini.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan, tantangan yang akan dihadapi ke depannya terkait dengan produk unitlink adalah semakin perlunya kehati-hatian dalam pengelolaan investasi.

 Mitigasi risiko likuiditas melihat kondisi pasar modal yang masih cukup berpengaruh dengan adanya perang dagang antara negara Amerika Serikat (AS0 dan China, serta ketegangan situasi Timur Tengah saat ini.

Baca Juga: Unitlink dan Reksadana, mana yang lebih unggul di tahun 2019?

"Selain itu, masih rendahnya tingkat penetrasi asuransi jiwa yang menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi masih sangat rendah juga menjadi tantangan lainnya," kata Togar kepada Kontan.co.id, Rabu (8/1).

Menurut Togar, untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut, hal-hal yang perlu diperhatikan oleh masing-masing perusahaan asuransi jiwa di antaranya: perlu memiliki dan mengaplikasikan manajemen risiko yang baik serta melakukan perhitungan yang cermat dan akurat.

Tujuannya agar produk yang ditawarkan kepada masyarakat tersebut nantinya tidak merugikan masyarakat dan juga perusahaan.

"Perlunya memberikan pelatihan kepada para tenaga pemasar agar dapat menjelaskan secara baik dan rinci sehingga masyarakat dapat lebih memahami dan tidak ada kesalahpahaman terkait produk asuransi unit link yang ditawarkan dikarenakan produk unit link merupakan produk asuransi yang lebih kompleks karakteristiknya dibandingkan dengan produk tradisional," jelas Togar.




TERBARU

Close [X]
×