Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Noverius Laoli
Namun, Purbaya sempat menyebutkan bahwa kebijakan penempatan dana SAL di perbankan memang belum berdampak optimal.
Pun kalau melihat tren penyaluran kredit, Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhannya masih cenderung moderat di level 7,74% hingga November 2025.
Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan pun menilai, besaran undisbursed loan yang masih sangat besar tak sebanding dengan realisasi penyerapan dana SAL.
Baca Juga: Purbaya: Dirut Bank Pelat Merah Pusing Menerima Dana Jumbo dari Pemerintah
“Undisbursed loan saat ini di atas Rp 2.000 triliun, sehingga permintaan kredit belum bisa diukur berdasarkan terserapnya Rp 200 triliun dari pemerintah,” ujar Trioksa.
Untuk diketahui, BI mencatat undisbursed loan perbankan hingga November 2025 masih tinggi mencapai Rp 2.509,4 triliun atau 23,18% dari plafon kredit tersedia.
Selanjutnya: Tinggalkan Doktrin Bela Diri, Jepang Gandakan Belanja Militer untuk Hadapi China
Menarik Dibaca: Lanjut Ngacir, Story (IP) Bertahan di Puncak Kripto Top Gainers 24 Jam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













