kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Tekan BOPO, bank cari siasat untuk mendorong efisiensi


Rabu, 29 Januari 2020 / 17:12 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller PT Bank Negara Indonesia (BNI) menghitung uang pecahan Rp100 ribu di Bank BNI Jakarta, Kamis (19/12). OJK mencatat per November 2019 rasio BOPO perbankan mencapai 79,89%, naik 140 bps dibandingkan November 2018./pho KONTAN/Carolus Agus Walu


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

Meski demikian Presiden Direktur Bank Mayapada Hariyono Tjahrijadi masih optimistis tahun ini BOPO perseroan bisa ditekan hingga ke level 85%. Digitalisasi disebutnya akan jadi kunci.

“Kami akan meningkatkan efisiensi secara berkelanjutan dengan peningkatan operasi digital,” katanya kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: Bank Mandiri tebar hadiah buat pelanggan Telkomsel

Digitalisasi juga akan jadi andalan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) meningkatkan efisiensi perseroan. Tak cuma terhadap layanan nasabah, operasi internal perseroan juga terus didorong via digitalisasi.

Direktur Keuangan Bank Jatim Feridan Satyagraha bilang tahun ini BOPO perseroan tahun ini ditarget bisa mencapai rasio 72,44%.

“Tahun lalu dari target yang kami pasang sebesar 72,70%, realisasinya bisa lebih kecil sebesar 71,40%. Ini berkat strategi kami mendorong digital banking, dan juga termasuk penggunaan paperless administrasi,” katanya kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: LPS gunting bunga, kini bunga deposito tertinggi cuma 6,5%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×