Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) masih mengandalkan kanal keagenan sebagai salah satu tulang punggung bisnisnya.
Marketing Director GEGI, Linggawati Tok menyebut hingga saat ini kontribusi pendapatan premi dari agen tercatat berada di kisaran 30%–35% dari total portofolio perusahaan.
Berdasarkan laporan keuangan GEGI (unaudited), total pendapatan premi bruto secara tahunan meningkat dari Rp249,6 miliar pada Maret 2025 menjadi Rp280,5 miliar pada Maret 2026.
Menurutnya, pendapatan premi dari keagenan masih menjanjikan mengingat tingkat literasi asuransi di Indonesia terbilang masih rendah.
"Oleh karena itu keberadaan agen sebagai salah satu saluran distribusi masih sangat diperlukan untuk membantu identifikasi produk, pemahaman jaminan polis dan juga membantu pada saat terjadi klaim," katanya kepada Kontan, Jumat (10/4/26).
Di sisi lain, dalam lima tahun terakhir kehadiran asuransi digital mulai mengubah lanskap distribusi produk asuransi. Kanal ini dinilai lebih cocok untuk produk yang bersifat risiko sederhana dan minim interaksi dengan sasarannya adalah nasabah melek teknologi, seperti milenial dan generasi Z.
Baca Juga: OJK Arahkan Kredit Bank ke Program Prioritas, Risiko Kualitas Aset Mengintai
Karena itu, GEGI melihat kanal tradisional seperti agen tetap perlu beradaptasi dengan teknologi. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi kerja sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Linggarwati juga menyoroti tantangan utama dalam bisnis keagenan, mulai dari keterbatasan pemahaman produk yang berpotensi menimbulkan misselling hingga pola penjualan yang masih cenderung konvensional dan fokus pada produk sederhana.
Untuk mengatasi hal tersebut, GEGI secara rutin menggelar pelatihan produk dan membagikan informasi terkini terkait kondisi pasar dan ekonomi.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi agen, memaksimalkan network yang sudah ada, sekaligus memperkuat daya saing mereka.
Adapun hingga sekarang, GEGI telah memiliki kurang lebih 500 agen pilihan dengan pertumbuhan agen baur mencapai 10% per tahun.
Baca Juga: Kinerja Premi Asuransi Jiwa Membaik Usai Terkontraksi Dalam Beberapa Bulan Terakhir
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













