kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Terkena Serangan Siber, BFI Finance: Layanan Belum Dibuka Penuh bagi Seluruh Konsumen


Minggu, 28 Mei 2023 / 15:33 WIB
Terkena Serangan Siber, BFI Finance: Layanan Belum Dibuka Penuh bagi Seluruh Konsumen
ILUSTRASI. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) terkena serangan siber namun tidak ada indikasi kebocoran data.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Serangan siber menjadi permasalahan baru bagi sektor industri keuangan. Salah satunya juga menyasar sektor multifinance yang juga dirasakan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN).

Terkait permasalahan itu, Direktur BFI Finance Sudjono sempat menerangkan perusahaannya memang terkena serangan siber dan sempat menyebabkan gangguan layanan

"Kami menginformasikan pada 21 Mei 2023, perseroan telah mengalami serangan siber. Sebagai antisipasi, perseroan melakukan temporary switch off beberapa sistem utama yang menyebabkan terganggunya layanan konsumen dan sebagian kegiatan operasional perseroan," tulis dia dalam keterangan keterbukaan informasi, Rabu (24/5).

Baca Juga: Antisipasi Serangan Siber, Ini Langkah yang Dilakukan Multifinance

Sudjono menyampaikan hingga Rabu (24/5), belum ada indikasi adanya kebocoran data konsumen. Ia mengatakan BFI telah melakukan penanganan sesuai protokol dan berupaya memulihkan layanan.

Minggu pagi (28/5), Corporate Communication Head BFI Finance Dian Ariffahmi menyampaikan sistem BFI dibuka secara bertahap untuk pelayanan tertentu, seperti pembayaran, pelunasan awal, dan pengambilan BPKB.

"Namun, harap dicatat, layanan tersebut masih terbatas untuk data-data yang diambil dari database kami yang sudah selesai diperiksa dengan seksama. Jadi sekali lagi, layanan belum dibuka secara penuh untuk seluruh konsumen," ucap dia kepada Kontan.co.id.

Dian juga menerangkan kebijakan biaya keterlambatan diberikan selama periode penutupan sementara layanan. Selain itu, dia menegaskan belum ada indikasi kebocoran data-data dari serangan siber tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×