kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.927   16,00   0,09%
  • IDX 6.430   95,68   1,51%
  • KOMPAS100 848   12,30   1,47%
  • LQ45 639   6,21   0,98%
  • ISSI 222   4,12   1,89%
  • IDX30 359   2,57   0,72%
  • IDXHIDIV20 441   0,41   0,09%
  • IDX80 97   1,35   1,42%
  • IDXV30 120   1,10   0,92%
  • IDXQ30 115   0,32   0,28%

Tingkatkan efisiensi layanan pajak, Pemprov DKI Jakarta gandeng GoPay


Kamis, 24 September 2020 / 06:00 WIB


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

Managing Director GoPay, Budi Gandasoebrata mengatakan, GoPay terus memaksimalkan penggunaan transaksi non-tunai di berbagai aspek kehidupan masyarakat mulai dari donasi, kuliner, transportasi hingga membayar pajak.

Pihaknya percaya pembayaran non-tunai dapat memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, terutama saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti saat ini.

“Kami terus membawa semangat untuk memudahkan masyarakat dan mendukung pemerintah daerah meningkatkan kualitas layanan publik dengan menghadirkan teknologi pembayaran non-tunai," tutur Budi.

Budi menambahkan hingga saat ini sudah ada 12 daerah yang memanfaatkan GoPay dan GoTagihan sebagai opsi pembayaran pajak daerah dan retribusi. Inovasi ini sejalan dengan instruksi pemerintah  memaksimalkan transaksi non-tunai dalam transaksi keuangan pemerintah.

Baca Juga: Gandeng e-commerce, frekuensi transaksi pengguna Kredivo di merchant melesat

"Kami berharap kerja sama kami dengan Bapenda DKI Jakarta dan Bank DKI ini tidak hanya akan memudahkan warga Jakarta tetapi juga pemerintah dalam mengumpulkan pajak sehingga menjadi lebih aman dan transparan," imbuhnya.

Sementara itu, Pemimpin Grup Pengembangan Digital dan Komunikasi Bisnis Bank DKI Edo Yudhistira berharap dengan kolaborasi dengan GoPay dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat Jakarta perihal pembayaran retribusi daerah.

"Kami harapannya dengan kolaborasi ini dengan jangkauan GoPay yang luas user-nya, sekarang apalagi dengan situasi covid ini transaksi non tunai ini yang digalakkan. Saya yakin masyarakat Jakarta pun terutama yang kebutuhan pajak dan retribusi daerah dengan menggunakan aplikasi GoPay fitur GoBills atau GoTagihan ini sangat bermanfaat," harap Edo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×