kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Total outstanding kredit tiga bank ini ke perusahaan BUMN capai Rp 400,47 triliun


Rabu, 31 Juli 2019 / 22:29 WIB
Total outstanding kredit tiga bank ini ke perusahaan BUMN capai Rp 400,47 triliun


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Kualitas kredit BNI per Juni tercatat mengalami perbaikan di mana rasio kredit bermasalah (NPL) turun menjadi 1,8% dari 1,9% semester I 2018. kredit bermasalah paling tinggi ada di segmen medium yang meningkat dari 2,5% jadi 3,7%. Sedangkan NPL segmen korporasi turun dari 1,6% jadi 1,1%.

Adapun PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memiliki outstanding kredit kepada BUMN sebesar Rp 115 triliun per Juni. Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan BRI memperkirakan pinjaman tersebut sekitar 3% dari total kredit perseroan. Bank ini masih belum menyampaikan laporan keuangan kuartal II 2019 hingga saat ini.

Namun, menurut Haru beban yang ditanggung BRI terhadap perusahaan BUMN masih stabil. "Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) nya masih stabil di kisaran 1%," katanya pada Kontan.co.id, Selasa (30/7).

Haru menambahkan, secara umum, pihaknya tidak memiliki isu terkait Batas Maksimal Pemberian Kredit (BMPK) di mana batas maksimal pemberian kredit ke perusahaan BUMN adalah 30%. Menurutnya, ruang bagi BRI salurkan kredit ke afiliasinya masih besar dengan jumlah modal inti perseroan mencapai Rp 190 triliun.

Baca Juga: Bank yang menjadi kreditur Duniatex mulai siapkan upaya restrukturisasi

Dia mengungkapkan, potensi penyaluran kredit BRI kepada perusahaan-perusahaan BUMN di paruh kedua ini masih cukup besar khususnya di sector energi dan infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×