Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) terus memperluas jaringan layanan perbankan melalui BSI Agen. Hingga saat ini, jumlah BSI Agen telah mencapai lebih dari 135.000 agen yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.
Perluasan jaringan tersebut menjadi salah satu strategi BSI untuk memperkuat inklusi keuangan syariah, terutama di wilayah yang jauh dari jangkauan kantor cabang maupun mesin anjungan tunai mandiri (ATM).
BSI mencatat, aktivitas transaksi melalui jaringan BSI Agen juga terus meningkat. Hingga Agustus 2026, volume transaksi BSI Agen mencapai Rp 52,80 triliun atau tumbuh 38,41% secara tahunan (year on year/YoY).
Baca Juga: Kinerja Maybank Indonesia Makin Solid, Laba Sebelum Pajak Capai Rp1,43 Triliun
Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah agen yang rata-rata bertambah 8,13% setiap tahun. Hal ini mencerminkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang mudah dijangkau, khususnya di desa, daerah terpencil, dan kawasan perbatasan.
Wakil Direktur Utama BSI Bob Ananta mengatakan, perluasan jaringan BSI Agen merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk mendekatkan layanan perbankan syariah kepada masyarakat.
Menurut dia, keberadaan agen memungkinkan masyarakat mengakses layanan keuangan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang atau ATM.
"Bagi BSI, Melayani Sepenuh Hati berarti menghadirkan layanan di tempat masyarakat membutuhkannya. Karena itu, kami terus memperluas jaringan BSI Agen agar masyarakat, termasuk yang tinggal di desa dan wilayah terluar, dapat mengakses layanan perbankan syariah dengan mudah," ujar Bob dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).
Jaringan BSI Agen kini telah menjangkau sejumlah wilayah terluar Indonesia, antara lain Pulau Sabang di Aceh, Pulau Sebatik di Kalimantan Utara, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Pulau Morotai di Maluku Utara, hingga Merauke di Papua.
Selain memperluas akses layanan keuangan, keberadaan BSI Agen juga memberikan peluang tambahan pendapatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebagian besar agen merupakan pemilik toko sembako, konter pulsa, serta usaha ritel lainnya yang memperoleh penghasilan dari setiap transaksi yang dilayani.
Baca Juga: Pasar Modal Indonesia Sedang Volatile, Begini Imbasnya ke MSIG Life
Bob menyebut, rata-rata agen berpeluang memperoleh tambahan penghasilan hingga jutaan rupiah per bulan, bergantung pada aktivitas transaksi masing-masing.
"BSI Agen bukan hanya menghadirkan layanan perbankan di tengah masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru bagi pelaku UMKM. Semakin besar aktivitas transaksi yang dilayani, semakin besar pula manfaat ekonomi yang diterima agen," tambahnya.
Melalui BSI Agen, masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan perbankan, mulai dari setor dan tarik tunai, transfer antarbank, pembayaran tagihan, pembelian produk digital, hingga top up dompet elektronik. Agen juga dapat membantu layanan pembukaan rekening serta memberikan referensi produk BSI Emas dan Tabungan Haji.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi para agen, BSI turut menghadirkan sejumlah program penghargaan, antara lain Program Umroh Impian BSI Agen, Amazing Gold Race BSI Agen, dan BSI Agen Champion.
BSI menyatakan program tersebut ditujukan untuk mengapresiasi kinerja dan dedikasi agen yang menjadi garda terdepan dalam memperluas akses layanan perbankan syariah di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














