CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Transaksi Digital BNI Tembus Rp 6.997 Triliun, Ditopang wondr dan BNIdirect


Kamis, 10 September 2026 / 16:46 WIB
Transaksi Digital BNI Tembus Rp 6.997 Triliun, Ditopang wondr dan BNIdirect
ILUSTRASI. Hingga semester I-2026, transaksi melalui wondr by BNI dan BNIdirect mencapai hampir Rp 7.000 triliun. (Dok/BNI)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus menggenjot transformasi digital untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Hingga semester I-2026, transaksi melalui wondr by BNI dan BNIdirect mencapai hampir Rp 7.000 triliun.

Di segmen ritel, wondr by BNI telah memiliki 15,1 juta pengguna dengan jumlah transaksi mencapai 1,1 miliar transaksi senilai Rp 958 triliun.

Sementara itu, kanal digital wholesale BNIdirect mencatat 279.700 pengguna dengan 789 juta transaksi senilai Rp6.039 triliun.

Baca Juga: Penyaluran KPR Bank Danamon Tumbuh Positif di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan, pertumbuhan aktivitas pada kedua platform menunjukkan kanal digital semakin menjadi bagian penting dari aktivitas finansial nasabah.

"Pertumbuhan transaksi pada wondr by BNI dan BNIdirect menunjukkan bahwa platform digital semakin menjadi bagian penting dari aktivitas finansial nasabah. Hal ini membuka ruang bagi BNI untuk memperluas engagement, meningkatkan transaksi, serta menghadirkan lebih banyak solusi sesuai kebutuhan nasabah," ujar Paolo dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).

BNI juga memperkuat infrastruktur transaksi untuk menopang pertumbuhan aktivitas digital. Hingga semester I-2026, perseroan memiliki 13.386 ATM, lebih dari 229.000 agen branchless banking, serta lebih dari 1,042 juta merchant dan QRIS.

Selain itu, BNI mengembangkan ekosistem Open API yang telah terhubung dengan lebih dari 2.000 mitra melalui 283 layanan API.

Konektivitas tersebut memungkinkan BNI memperluas titik interaksi dengan nasabah sekaligus mengintegrasikan layanan perbankan dengan berbagai mitra bisnis.

Baca Juga: Strategi Asuransi Jasindo Perkuat Lini Properti pada Kuartal IV-2026

Paolo mengatakan, pengembangan kapabilitas digital tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemudahan layanan, tetapi juga mendorong efisiensi proses serta membuka peluang cross-selling dan pengembangan bisnis.

"Ke depan, kami akan terus memastikan investasi dan inovasi digital memberikan dampak nyata terhadap bisnis, baik melalui peningkatan transaksi, efisiensi proses, maupun peluang cross-selling dan pengembangan ekosistem," katanya.

Menurut Paolo, BNI ingin menjadikan teknologi bukan sekadar enabler, melainkan bagian dari mesin pertumbuhan bisnis perseroan secara berkelanjutan.

Baca Juga: OJK Soroti Ketergantungan Infrastruktur Teknologi Informasi Bank Digital

Penguatan digital tersebut menjadi bagian dari transformasi BNI sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia. Perseroan akan terus mengembangkan kapabilitas wondr by BNI dan BNIdirect, memperluas konektivitas digital, serta mengintegrasikan berbagai kanal transaksi untuk meningkatkan kualitas layanan dan pertumbuhan bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×