kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Trik Jitu MTF dalam tingkatkan market share


Senin, 14 September 2015 / 23:47 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketatnya persaingan perusahaan pembiayaan mendorong pelaku usaha memutar otak. PT Mandiri Tunas Finance (MTF) memiliki trik jitu dalam meningkatkan market share.

Presiden Direktur PT Mandiri Tunas Finance, Ignatius Susatyo Wijoyo mengatakan, di tengah meredupnya perekonomian, nyatanya MTF tetap dapat meningkatkan pangsa pasar (market share). Jika tahun lalu pihaknya menguasai 11% pangsa pasar, maka tahun ini MTF telah menguasai 15% pangsa pasar. Pencapaian tersebut tentu didukung oleh komitmen MTF dalam mengoptimalisasi jaringan.

"Ada tiga strategi MTF dalam menumbuhkan market share. Pertama adalah dengan memperluas jaringan dealer," ujar Susatyo kepada KONTAN.

Semula, MTF belum dapat menyediakan semua merek dan tipe kendaraan. Namun saat ini MTF sudah menyediakan semua merek dan tipe kendaraan.

Kedua, lanjut Susatyo, pihaknya membuka cabang-cabang baru seperti di Sintang, Sampit dan Kotamobagu. Ketiga, MTF melakukan direct selling yang bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam kredit kepemilikan mobil (KPM). Jika di awal kerja sama ini, MTF dapat menyalurkan kredit Rp 20 miliar per bulan maka saat ini kredit yang disalurkan MTF tumbuh menjadi Rp 50 miliar per bulan.

Ke depannya, MTF akan terus meng-ulitisasi tiga program tersebut. Pihaknya juga menjaga kualitas kredit dengan memantau secara rutin setiap bulannya. Tujuannya agar rasio kredit macet tidak melampaui 1,3% hingga akhir tahun. Sebagai informasi, per Agustus, rasio kredit macet MTF sebesar 1,2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×