kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tumbuh 1,09%, Piutang Pembiayaan Multifinance Rp 506,82 Triliun per November 2025


Jumat, 09 Januari 2026 / 09:50 WIB
Tumbuh 1,09%, Piutang Pembiayaan Multifinance Rp 506,82 Triliun per November 2025
ILUSTRASI. Finalisasi Dua Roadmap di Bidang PVML, OJK Berharap Bisa Diluncurkan Tahun Ini (KONTAN/Ferry Saputra) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 506,82 triliun per November 2025.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 506,82 triliun per November 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan nilai piutang pembiayaan per November 2025 tumbuh 1,09% secara tahunan atau Year on Year (YoY). 

"Kinerjanya didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 8,99 YoY," ucapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (9/1).

Jika ditelaah, pertumbuhan November 2025 terbilang meningkat, jika dibandingkan posisi Oktober 2025 yang hanya tumbuh 0,68% YoY dengan nilai Rp 505,3 triliun.

Baca Juga: Bank Mega Syariah Catat Lonjakan Transaksi Syariah Card Pada Desember 2025

Agusman menerangkan profil risiko pembiayaan tetap terjaga, yang mana Non Performing Financing (NPF) net multifinance tercatat sebesar 0,85% per November 2025. Adapun angka tersebut meningkat dari pencapaian bulan sebelumnya yang sebesar 0,83%.

Agusman menambahkan Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per November 2025 sebesar 2,44%. Angkanya terbilang membaik, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,47%.

Sementara itu, angka gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat stabil sebesar 2,13 kali per November 2025. Adapun angkanya menurun, dibandingkan posisi Oktober 2025 yang sebesar 2,15 kali.

"Angkanya masih berada jauh di bawah batas maksimum 10 kali," kata Agusman. 

Baca Juga: Bank Mulai Kurangi SRBI: Profitabilitas Kredit Lebih Menarik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×