Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aset industri asuransi nonkomersial masih mencatatkan penurunan hingga April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total aset segmen tersebut mengalami kontraksi secara tahunan.
Berdasarkan data OJK, total aset asuransi nonkomersial tercatat Rp 217,96 triliun per April 2026. Nilai tersebut turun 1,95% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (YoY).
Asuransi nonkomersial ini mencakup program jaminan sosial yang dikelola oleh BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri yang terkait dengan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Baca Juga: OJK Catat Aset Asuransi Komersial Tumbuh 7,42% Jadi Rp 981,05 Triliun pada 2025
Meski aset mengalami penurunan, penghimpunan premi dan iuran masih menunjukkan pertumbuhan. Hingga April 2026, premi dan iuran asuransi nonkomersial tercatat sebesar Rp 66,49 triliun atau meningkat 6,73% YoY.
Di sisi lain, nilai klaim dan manfaat yang dibayarkan juga mengalami kenaikan. OJK mencatat klaim asuransi nonkomersial mencapai Rp 68,69 triliun per April 2026 atau tumbuh 8,04% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sebagai informasi, secara keseluruhan aset industri perasuransian per April 2026 mencapai sebesar Rp 1.202,16 triliun atau tumbuh 3,39% YoY.
Baca Juga: OJK Catat Klaim Asuransi Komersial Rp 197,33 Triliun per November 2025
Dari jumlah tersebut, aset asuransi komersial tercatat sebesar Rp 984,2 triliun atau meningkat 4,65% YoY, sedangkan aset asuransi nonkomersial berada di level Rp 217,96 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













