kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

OJK Catat Aset Asuransi Komersial Tumbuh 7,42% Jadi Rp 981,05 Triliun pada 2025


Minggu, 08 Februari 2026 / 16:00 WIB
OJK Catat Aset Asuransi Komersial Tumbuh 7,42% Jadi Rp 981,05 Triliun pada 2025
ILUSTRASI. Suasana di Kantor Pusat Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (KONTAN/Baihaki). Total aset asuransi komersial tembus Rp 981 triliun di 2025. OJK mengungkap detail pertumbuhan ini, sekaligus data mengejutkan lainnya.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset asuransi komersial mencapai Rp 981,05 triliun sepanjang 2025 atau tumbuh 7,42% secara tahunan (year on year/YoY).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan capaian tersebut mencerminkan kondisi industri asuransi komersial yang tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi, dengan dukungan tingkat permodalan yang masih kuat.

Dari sisi kinerja usaha, akumulasi pendapatan premi asuransi komersial sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp 331,72 triliun atau terkontraksi 1,46% YoY. Capaian tersebut merupakan akumulasi premi dari asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi.

Baca Juga: OJK Proyeksikan Aset Asuransi Jiwa Tumbuh, Ciputra Life Catat Kenaikan Aset 21%

Secara rinci, pendapatan premi asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 180,98 triliun atau terkontraksi 3,81% YoY.

Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi masih mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,51% YoY dengan nilai Rp 150,74 triliun.

Ogi juga menegaskan permodalan industri asuransi komersial tetap berada dalam kondisi solid. Risk Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa secara agregat tercatat sebesar 485,90%, sedangkan RBC asuransi umum dan reasuransi berada di level 335,22%.

“RBC tersebut masih jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%,” ujar Ogi dalam paparan RDKB OJK, Kamis (4/2/2026).

Baca Juga: OJK Catat Aset Asuransi Jiwa Syariah Mencapai Rp 35,14 Triliun pada Juli 2025

Adapun secara industri, total aset sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) tercatat sebesar Rp 1.201,33 triliun sepanjang 2025 atau tumbuh 5,95% YoY.

Selanjutnya: Izin Impor Daging Seret, Pengusaha Keluhkan Ketidakpastian Jelang Ramadan

Menarik Dibaca: 6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×